Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik dengan sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu yang hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut. ..... baca
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. "Siapa yang mencuri uang itu?" beliau bertanya ..... baca

Martha, wanita 35 tahun dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi diantara kedua anaknya, terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiap orang di sekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya berkulit putih. ..... baca

Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan ? ..... baca

Hari ini saya belajar dari dua manusia super
Diatas jembatan penyeberangan setia budi, dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta. saya hanya mengangkat tangan lebar lebar tanpa tersenyum ..... baca

Ayah sudah meminta terlalu banyak
Dengar, Nak : Ayah mengatakan ini pada saat kau terbaring tidur, sebelah tangan kecil merayap di bawah pipimu dan rambutmu yang keriting pirang lengket pada dahimu yang lembab. Baru beberapa menit yang lalu, satu sapuan sesal yang amat dalam menerpa. Dengan perasaan bersalah ayah datang masuk menghampiri tidurmu ..... baca

Seorang intelektual yang merdeka
Gie seorang intelektual bebas adalah pejuang yang sendirian. Selalu, mula-mula, kau membantu menggulingkan suatu kekuasaan yang korup untuk menegakkan kekuasaan lain yang lebih bersih. Tapi sesudah kekuasaan baru ini berkuasa, orang seperti kau akan terasing lagi dan terlempar keluar sistem kekuasaan. Bersedialah menerima nasib ini, kalau kau mau bertahan sebagai seorang intelektual yang merdeka: sendirian, kesepian, penderitaan. ..... baca
___________________________________________________________________

Posting Lain :
   >  Kesadaran seorang pria paling kejam
___________________________________________________________________

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites